Langsung ke konten utama

TIPS MENJAGA KESEHATAN MENTAL [SPECIAL WORLD MENTAL HEALTH DAY]


Masih banyak orang yang lebih mementingkan kesehatan fisik dan sering kali mengabaikan kesehatan mental mereka. Padahal keduanya sangat penting dan harus berimbang. Gini deh, percuma kan kalau kita sehat fisik tapi secara mental kita nggak sehat, kegiatan kita mungkin akan terganggu mungkin juga relasi kita ikut terganggu bahkan kesehatan fisik kita juga bisa terganggu jika mental kita nggak sehat. Begitu juga sebaliknya.
Lalu pertanyaannya bagaimana kita bisa menjaga kesehatan mental kita? Sebenarnya, banyak sekali hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan mental kita. Hanya saja kita tidak menyadarinya atau sadar namun malas untuk melakukannya. Apa saja itu? Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental kalian
Belajar mencintai diri sendiri. Tentu sudah sering mendengar kata-kata ini namun sudahkah kalian terapkan? Ini memang sangat mudah kita ucapkan tapi sulit dipraktekan. Sering kali tanpa sadar kita memandingkan diri kita dengan orang lain, memikirkan pendapat negativ dari orang lain sehingga kita mengkritik diri sendiri. Padahal aku adalah aku dan kamu adalah kamu, kita adalah orang yang berbeda dengan cerita yang berbeda. Jadi, mulailah memperlakukan dirimu dengan bijak, cintai dirimu sebelum kamu mencintai orang lain.
Berteman dengan orang-orang yang baik. Kata orang, teman itu harus pilih-pilih, itu benar. Jika kita berteman dengan mereka yang selalu merendahkan diri bahkan orang lain, membencinya dan sejenisnya, kita mungkin akan terbawa atau merasa capek ketika bertemu teman itu. Jika terlanjur, jadilah dominan dan bawa mereka juga untuk lebih memperhatikan dirinya dibanding berpikiran negativ tentang dirinya. Dengan begitu selain mental kita sehat, relasi pertemanan kita juga sehat. jika tidak sanggup, menjauh dulu saja.
Manajemen stress. Stress pasti dialami oleh setiap individu entah itu stress kerja, belajar bahkan dengan hubungan. Untuk itu kita perlu menangkal stress agar tidak menumpuk dalam diri kita dan meledak menjadi masalah dikemudian hari. Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk merelaksasikan diri. Ada yang melakukan meditasi, pergi ke tempat sepi, sekedar curhat dengan teman, olahraga, bermain musik, nonton drama dan melakukan hobi lainnya. Setiap orang akan berbeda-beda.
Tersenyum. Ini adalah hal simple yang sering orang lupakan. Senyum itu menular dan bahkan dengan senyum kita dapat membantu orang lain dan diri kita sendiri. Senyuman itu dapat membantu kita memperbaiki mood yang sedang buruk, contohnya, kalau di senyumin doi kan suka jadi moodbooster tuh. Tapi, jangan senyam-senyum sendiri gak jelas juga ya!
Mencari bantuan dari professional. Ketika kamu merasa ada yang salah dengan dirimu dan kamu tidak dapat menanganinya, hubungilah bantuan professional entah itu psikolog ataupun psikiater. Ingat, itu tidak berarti dirimu lemah dan jangan khawatirkan stigma masyarakat tentang kesehatan mental. Karena kamulah orang yang merasakannya dan juga merasakan akibatnya. Justru dengan ingin bantuan itu tandanya kamu mencintai dirimu dan ingin menyelesaikan masalah di dalam dirimu.
Nah, begitu deh, kalau kalian punya tips dan cara lain boleh share di kolom komentar ya!

Let’s make our mental health priority today and everyday

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KULIAH PSIKOLOGI? SERU BANGET!

Potongan cerita dibalik kuliah psoikolojgi mahasiswa kupu-cupu “Enak ya kuliahnya gak ada hitungannya” “Kuliah psikologi emang mau jadi apa? Jadi HRD? Guru BK? Dokter jiwa? Atau peramal?” “Kuliahnya susah” “Peluang kerjanya sempit?” Hello readers! Selain petanyaan di atas nih, masih banyak lagi pertanyaan seputaran kulian psikologi yang baru katanya gini ya katanya gitu ya? Loh, terus yang bener itu gimana? Yuk kita bahas apa aja serba serbi kuliah psikologi.                 Nah sebelumnya, aku ini seorang mahasiswi jurusan psikologi yang saat ini sudah menempuh setengah jalan, doakan cepet lulus yaa! ^^ sekarang aku pengen bahas gimana sih rasanya dan apa aja yang ada di jurusan psikologi tentunya ini dari perspektif aku berdasarkan pengalaman aku berkecimpung di jurusan ini dan juga beberapa cerita dari temen-temen yang sharing sama aku dari universitas yang lain.     ...

DAMPAK PANDEMI COVID19 : PERILAKU KONSUMEN

Pandemi covid19 yang melanda Indonesia yang terdeteksi sejak Maret 2020 banyak mempengaruhi masyarakat dalam segala aspek. Bahkan dampaknya terlihat sejak hari pertama diumumkan adanya kasus pertama pasien positif covid19 di Indonesia. Wabah ini juga berdampak pada perilaku konsumen di Indonesia. Wabah covid19 memicu panic buying di masyarakat yang membuat kebutuhan-kebutuhan pokok, handsanitizer, masker dan lainnya. Ini saya alami ketika berada di salah satu supermarket di Kota Cimahi yang saya kunjungi untuk membeli keperluan bulanan dan saya mendapati rak bagian handsanitizer dan masker telah kosong. Terlihat banyak orang berbondong-bondong membeli kebutuhan pokok secara berlebihan atau panic buying . Panic buying ini dipicu akibat ketakutan dan kekhawatiran yang timbul di masyarakat akan ketidakjelasan kondisi dan akibat yang nanti ditimbulkan wabah covid19. Hal ini yang kemudian memotivasi mereka menimbun kebutuhan pokok serta barang lainnya yang mereka beli secara impulsif. ...