Hello Readers! Mungkin beberapa orang disini tahu bahwa aku menekuni Bahasa Inggris dan juga Bahasa Korea. Selain itu juga aku pernah belajar Bahasa Jepang walaupun akhirnya menyerah juga (menyerah untuk belajar yang ‘benar’ ya hahaha). Ada beberapa temanku yang suka bertanya, “kenapa sih rajin banget velajar bahasa asing, toh lahir, tinggal, kerja bahkan mungkin meninggal pun di Indonesia” yaaa, yang kurang lebih artinya ngapain diem di Indonesia mesti belajar bahasa asing. Ada benernya juga, tapi sebagai orang yang suka belajar bahasa asing aku mau kasih tahu ke kalian semua apa aja sih benefit yang aku rasakan ketika belajar bahasa asing, nah ini dia! 1. Menambah Wawasan Belajar bahasa asing tidak hanya berarti kita belajar bahasanya saja, namun juga budaya dari negara yang kita pelajari agar lebih pahami pengunaan bahasa yang sesuai dengan konteksnya. Jika kalian belajar melalui textbook, hal ini akan ada dalam textbook. Apalagi jika kalian bel...
Pandemi covid19 yang melanda Indonesia yang terdeteksi sejak Maret 2020 banyak mempengaruhi masyarakat dalam segala aspek. Bahkan dampaknya terlihat sejak hari pertama diumumkan adanya kasus pertama pasien positif covid19 di Indonesia. Wabah ini juga berdampak pada perilaku konsumen di Indonesia. Wabah covid19 memicu panic buying di masyarakat yang membuat kebutuhan-kebutuhan pokok, handsanitizer, masker dan lainnya. Ini saya alami ketika berada di salah satu supermarket di Kota Cimahi yang saya kunjungi untuk membeli keperluan bulanan dan saya mendapati rak bagian handsanitizer dan masker telah kosong. Terlihat banyak orang berbondong-bondong membeli kebutuhan pokok secara berlebihan atau panic buying . Panic buying ini dipicu akibat ketakutan dan kekhawatiran yang timbul di masyarakat akan ketidakjelasan kondisi dan akibat yang nanti ditimbulkan wabah covid19. Hal ini yang kemudian memotivasi mereka menimbun kebutuhan pokok serta barang lainnya yang mereka beli secara impulsif. ...